Pompa sentrifugal kimia, sebagai asisten yang andal dalam industri kimia, menonjol karena kinerjanya yang luar biasa. Mereka tidak hanya tahan aus dan tahan lama tetapi juga memastikan keluaran air yang seragam, operasi yang stabil, dan tingkat kebisingan yang relatif rendah. Selain itu, pompa sentrifugal kimia menawarkan fungsi penyesuaian yang sangat nyaman dan efisiensi yang luar biasa, membuatnya dapat diterapkan secara luas di berbagai bidang. Jadi, bagaimana kinerja yang luar biasa ini dicapai? Sederhananya, ketika pompa diisi dengan air, putaran impeller menghasilkan gaya sentrifugal yang kuat. Gaya ini mendorong air di saluran impeller menuju pinggiran dan ke dalam casing pompa. Akibatnya, tekanan di pusat impeller berkurang, menciptakan perbedaan tekanan dibandingkan dengan tekanan di pipa masuk. Perbedaan tekanan ini memungkinkan air mengalir terus menerus dari tangki hisap ke impeller, memungkinkan pasokan air yang stabil.
Seiring meningkatnya permintaan pompa sentrifugal kimia di berbagai industri, pemahaman detail teknisnya menjadi semakin penting. Selanjutnya, Anhui Shengshi Datang Chemical Equipment Co., Ltd akan mendalami 20 pertanyaan kunci dan jawaban terperinci mengenai teknologi pompa sentrifugal kimia.
Apa definisi dan prinsip kerja pompa sentrifugal kimia?
Pompa sentrifugal kimia adalah mesin yang meningkatkan energi cairan melalui gaya sentrifugal yang dihasilkan oleh putaran impeler. Hal ini memungkinkan cairan yang melewati impeler mengalami gaya sentrifugal, sehingga meningkatkan energi mekanik cairan dan mencapai efisiensi transportasi cairan.

Apa karakteristik pompa sentrifugal kimia?
Pompa sentrifugal kimia menunjukkan fitur-fitur penting berikut:
(1) Mereka dapat secara fleksibel beradaptasi terhadap berbagai kebutuhan proses kimia.
(2) Pompa ini menawarkan ketahanan korosi yang sangat baik, sehingga mampu menangani berbagai cairan korosif.
(3) Tahan terhadap suhu tinggi dan rendah, sehingga cocok untuk lingkungan ekstrem.
(4) Bahannya tahan aus dan tahan erosi, memastikan stabilitas jangka panjang.
(5) Beroperasi dengan andal, menyediakan transportasi cairan yang konsisten dan stabil.
(6) Teknologi canggih digunakan untuk mencapai transportasi bebas kebocoran atau kebocoran minimal, memastikan keselamatan.
(7) Mereka dapat berhasil mengangkut cairan dalam kondisi kritis, memenuhi persyaratan proses khusus.
Apa prinsip kerja dan klasifikasi struktural pompa kimia?
Pompa kimia dapat diklasifikasikan ke dalam jenis berikut berdasarkan prinsip kerja dan strukturnya:
(1) Pompa baling-baling, yang menggunakan putaran impeller untuk menghasilkan gaya sentrifugal untuk transportasi cairan.
(2) Pompa perpindahan positif, yang memanfaatkan perubahan volume kerja untuk mengangkut cairan.
(3) Jenis pompa lainnya, seperti pompa elektromagnetik, pompa jet, dan pompa angkat udara. Pompa-pompa ini memiliki prinsip kerja dan struktur yang bervariasi, tetapi semuanya mampu mengangkut cairan secara efektif.
Penjelasan Detail Prinsip Kerja Pompa Sentrifugal
Prinsip kerja pompa sentrifugal terutama bergantung pada putaran impeler yang digerakkan oleh motor. Selama putaran impeler, bilah-bilah internalnya mendorong fluida agar ikut berputar, menghasilkan gaya sentrifugal. Di bawah pengaruh gaya sentrifugal ini, fluida didorong keluar melalui saluran bilah menuju outlet impeler. Selanjutnya, fluida diarahkan ke pipa outlet melalui diffuser dan volute. Seiring impeler terus berputar, fluida terus-menerus dihisap dan dibuang, sehingga pompa sentrifugal dapat beroperasi secara stabil dan konsisten.

Keunggulan dan Parameter Utama Pompa Sentrifugal
1. Keuntungan Pompa Sentrifugal
Pompa sentrifugal tidak hanya menghasilkan aliran keluaran unit tunggal yang besar dan kontinu tanpa pulsasi, tetapi juga memastikan kelancaran operasi. Ukurannya yang ringkas, desain yang ringan, dan ukurannya yang hemat ruang secara signifikan mengurangi biaya investasi. Selain itu, strukturnya yang sederhana dan minimnya jumlah komponen yang rentan memperpanjang interval perawatan serta mengurangi upaya operasional dan perbaikan. Kemampuan penyesuaiannya yang sangat baik dan keandalan operasinya juga telah mendapatkan banyak pujian. Pompa sentrifugal juga tidak memerlukan pelumasan internal, sehingga secara efektif mencegah kontaminasi oli pelumas pada fluida yang diangkut.
2. Kecepatan, Daya, dan Efisiensi
Kecepatan pompa sentrifugal mengacu pada jumlah putaran rotor pompa per satuan waktu, diukur dalam putaran per menit (r/min).
Daya pompa sentrifugal, juga dikenal sebagai daya poros, adalah energi yang ditransfer dari penggerak utama ke poros pompa per satuan waktu, diukur dalam watt (W) atau kilowatt (KW).
Efisiensi pompa sentrifugal adalah rasio daya efektif terhadap daya poros, yang mencerminkan tingkat kehilangan energi selama proses konversi energi.
3. Kerugian Hidrolik dan Mekanik
Rugi hidraulik pada pompa sentrifugal, juga disebut rugi aliran, adalah selisih antara tinggi tekan teoritis dan tinggi tekan aktual. Rugi hidraulik pada pompa sentrifugal mencakup tiga aspek inti: rugi pusaran, rugi resistansi, dan rugi impak.
Kerugian mekanis mengacu pada kerugian yang disebabkan oleh bantalan, pengepakan segel, dan keausan pada kedua sisi impeller. Masalah keausan ini menghasilkan gesekan yang tidak perlu dan disipasi energi selama pengoperasian pompa, sehingga memengaruhi efisiensi dan masa pakai pompa.
4. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kinerja
Ketika kecepatan pompa sentrifugal berubah, head, laju aliran, dan daya porosnya akan terpengaruh. Dengan asumsi media yang dialirkan oleh pompa tetap sama, laju aliran berbanding lurus dengan kecepatan, head berbanding lurus dengan kuadrat kecepatan, dan daya poros berbanding lurus dengan pangkat tiga kecepatan.
5. Jumlah Bilah dan Bahan
Jumlah bilah pada impeler pompa sentrifugal merupakan parameter desain penting yang secara langsung memengaruhi kinerja pompa. Dalam aplikasi praktis, jumlah bilah biasanya ditentukan berdasarkan kebutuhan dan kondisi operasi tertentu, tanpa nilai standar yang pasti. Namun, untuk memastikan efisiensi operasi dan kinerja optimal, jumlah bilah yang tepat biasanya dipilih. Umumnya, jumlah bilah berkisar antara 6 hingga 8. Kekuatan dan ketahanan korosi material merupakan faktor kunci dalam pemilihan material manufaktur.

Fungsi dan Keanekaragaman Casing Pompa
1. Analisis Fungsi Casing Pompa
Pada pompa sentrifugal, casing pompa memainkan peran krusial. Casing ini menampung cairan dan meningkatkan tekanannya melalui desain saluran, menjadikannya kunci konversi energi. Saat cairan mengalir melalui saluran-saluran di dalam casing pompa, kecepatannya secara bertahap menurun. Proses ini mengubah sebagian energi kinetik cairan menjadi energi tekanan statis, yang secara efektif meningkatkan tekanan cairan.
2. Keanekaragaman Struktural
Casing pompa tersedia dalam beragam desain, seperti tipe split horizontal dan vertikal, untuk memenuhi berbagai kebutuhan aplikasi. Tipe struktural yang umum meliputi casing split horizontal, casing split vertikal, casing split miring, dan casing tipe barel.
3. Keberagaman dalam Formulir Dukungan
Bentuk penyangga casing pompa beragam, menyediakan opsi penyangga yang fleksibel. Jenis-jenis penyangga yang umum meliputi penyangga standar, penyangga tengah, penyangga kantilever, penyangga inline, dan penyangga gantung.