spanduk

Berita

Rumah Berita

Analisis dan Pengukuran Kegagalan Bantalan Geser pada Pompa Sentrifugal Multitahap

Analisis dan Pengukuran Kegagalan Bantalan Geser pada Pompa Sentrifugal Multitahap
October 09, 2025

Pompa sentrifugal multitahap Banyak digunakan dalam industri kimia, perminyakan, makanan, dan lainnya. Bantalan geser merupakan salah satu komponen kunci pompa sentrifugal, yang umumnya dikenal sebagai bush atau bearing liner. Kinerja bantalan geser secara langsung memengaruhi keseluruhan operasi pompa. Namun, karena beroperasi di lingkungan yang kompleks, bantalan ini rentan terhadap berbagai faktor yang memengaruhi. Faktor-faktor utama penyebab kerusakan meliputi cacat kualitas, pelumasan yang buruk, pemasangan yang tidak tepat, dll. Karena itu, Anhui Shengshi Datang akan menganalisis kesalahan bantalan geser pada pompa sentrifugal bertingkat dalam makalah ini dan mengusulkan solusi yang sesuai untuk memastikan pengoperasian peralatan secara normal.

Bahasa Indonesia: ​​ Analisis Kesalahan dan Metode Penanganannya

1. Kejang Bushing (Kerusakan Akibat Lap)

Penyebab Kesalahan:

(1) Kekurangan oli pelumas yang parah pada sistem pelumasan atau rumah bantalan.

(2) Jarak bebas rakitan antara jurnal poros pompa dan bushing tidak memenuhi persyaratan.

(3) Keausan poros pompa, dengan goresan, memar, dan korosi pada permukaan.

(4) Kerusakan oli pelumas, mutu oli tidak tepat, atau masuknya air ke dalam oli.

Metode Perawatan:

(1) Periksa sistem pelumasan untuk memastikan oli pelumas cukup dan tidak ada kebocoran.

(2) Periksa jarak bebas rakitan antara bushing dan jurnal untuk memastikannya memenuhi persyaratan teknis.

(3) Perbaiki poros pompa untuk memastikan kebulatan, kesilindrisan, dan kekasaran permukaannya memenuhi standar kualitas.

(4) Ganti oli pelumas secara teratur, periksa dan pastikan grade oli yang digunakan benar, dan jaga kebersihan oli pelumas.

2. Bushing Alloy Terkelupas atau Retak

Penyebab Kesalahan:

(1) Masalah kualitas bushing atau pengecoran yang buruk.

(2) Pemasangan bushing yang tidak tepat, menyebabkan distribusi gaya tidak merata.

(3) Pelumasan yang buruk, menyebabkan panas berlebih karena gesekan antara bushing dan jurnal.

Metode Perawatan:

(1) Ganti dengan bushing baru, atau bersihkan dan tuang ulang/las paduan tersebut; periksa lubang pasir, lubang sembur, kotoran, delaminasi, retakan, dll., sebelum pemasangan.

(2) Pastikan bushing terpasang dengan benar dan menahan beban secara merata.

(3) Tingkatkan pelumasan untuk menghindari gesekan berlebihan antara bushing dan jurnal.

3. Keausan Bushing

Fenomena Kesalahan: Terjadi pengikisan antara bushing dan jurnal, dengan goresan, permukaan tidak rata, lapisan paduan tercoreng, dan korosi pada permukaan.

Penyebab Kesalahan:

(1) Jarak bebas yang berlebihan atau tidak cukup antara bushing dan jurnal.

(2) Pelumasan yang buruk, seperti oli pelumas yang tidak mencukupi atau oli yang rusak.

(3) Benda asing masuk ke celah bantalan.

(4) Pembengkokan poros pompa disebabkan oleh beban berlebih, cacat material poros, kesalahan pemesinan, dll. Ketika pembengkokan poros pompa melebihi batas, hal itu secara langsung memengaruhi pengoperasian bantalan geser, meningkatkan kehilangan gesekan dan getaran.

Metode Perawatan:

(1) Sesuaikan jarak bebas antara bushing dan jurnal ke kisaran yang sesuai.

(2) Pastikan sistem pelumasan bekerja dengan baik; ganti oli pelumas yang sudah rusak.

(3) Meningkatkan penyaringan untuk mencegah benda asing memasuki celah bantalan.

(4) Ganti atau luruskan poros pompa.

4. Getaran Tinggi dan Kebisingan Abnormal Akibat Pengoperasian yang Tidak Benar

Fenomena Kesalahan: Cacat seperti bushing kendur, jarak bebas berlebihan, keausan setelah terputusnya pasokan oli, yang menimbulkan getaran dan kebisingan tinggi, disebabkan oleh pengoperasian dan penyetelan yang tidak tepat.

Penyebab Kesalahan:

(1) Melonggarkan baut gland bushing.

(2) Pengoperasian dan penyetelan yang tidak tepat, sehingga mengakibatkan jarak bebas yang berlebihan antara bushing dan jurnal.

(3) Keausan yang semakin parah setelah terputusnya pasokan oli, menyebabkan peningkatan getaran dan suhu.

(4) Terbakarnya atau terkelupasnya lapisan paduan bushing.

Metode Perawatan:

(1) Kencangkan baut kelenjar bushing rumah bantalan secara merata.

(2) Pastikan paduan bantalan bebas dari spalling, retakan, lubang pasir, lubang sembur, dll.; sesuaikan sudut kontak antara jurnal dan bushing menjadi 60°–90°, dengan luas kontak lebih dari 80%. Selanjutnya, sesuaikan celah antara bushing dan jurnal ke rentang yang sesuai: celah atas harus (1,5–2)/1000 dari diameter jurnal, dan celah samping harus setengah dari celah atas.

(3) Periksa sistem oli pelumas; pastikan pelumasan dan pendinginan yang baik.

(4) Periksa dan perbaiki lapisan paduan bushing yang terbakar.

Bahasa Indonesia: ​​ Langkah-Langkah Pencegahan Kegagalan Bantalan Geser

Singkatnya, kesalahan umum pompa sentrifugal multitahap Kerusakan bushing terutama disebabkan oleh desain yang tidak tepat, pelumasan yang buruk, jarak bebas yang melebihi standar, masuknya benda asing, beban berlebih, dll., yang menyebabkan operasi pompa tidak stabil. Keausan bushing akan meningkatkan getaran dan kebisingan poros pompa, dan dalam kasus yang parah, bahkan dapat menyebabkan pompa mati. Untuk mengatasi kerusakan ini, langkah-langkah perbaikan berikut dapat diambil.

1. Optimalkan Desain Bearing

Optimalkan desain struktural bantalan geser untuk meningkatkan keandalan dan stabilitasnya, dengan mengatasi kerusakan umum. Misalnya, gunakan material khusus untuk lapisan bantalan guna meningkatkan ketahanan aus dan ketahanan lelahnya; terapkan kombinasi pelumasan hidrodinamik dan pelumasan hidrostatik/gasstatik untuk meningkatkan efek pelumasan bantalan.

2. Pastikan Pelumasan yang Baik

Periksa kondisi pelumasan bantalan secara berkala, ganti pelumas segera, dan jaga pelumasan bantalan. Pastikan juga kualitas dan kebersihan pelumas. Selain itu, pilih jenis dan jumlah pelumas secara wajar berdasarkan kondisi operasi peralatan yang sebenarnya.

3. Meningkatkan Kualitas Perakitan

Perakitan bushing melibatkan dimensi, bentuk, toleransi kesesuaian, dll., untuk memastikan bushing dapat dipasang dengan benar pada posisi yang diinginkan. Penyesuaian celah bushing memastikan toleransi kesesuaian antara bushing dan jurnal berada dalam rentang yang ditentukan, sehingga meningkatkan kualitas pemasangan bushing.

Setelah pemasangan bushing selesai, pekerjaan inspeksi diperlukan untuk memastikan bushing terpasang dengan benar dan kualitasnya memenuhi syarat. Melalui pengujian, bushing dapat diperiksa apakah terpasang dengan benar, dan kualitas pemasangan dapat dinilai. Singkatnya, peningkatan kualitas pemasangan bushing membutuhkan pemahaman yang komprehensif tentang pengetahuan perakitan bushing, kepatuhan yang ketat terhadap prosedur pengoperasian, dan bekerja sesuai dimensi yang relevan. Melalui penyesuaian jarak bebas yang wajar dan inspeksi yang ketat, kualitas pemasangan bushing dapat memenuhi persyaratan yang ditentukan.

4. Mencegah Operasi Beban Berlebih

Selama pengoperasian pompa, operasi kelebihan beban harus dihindari. Operasi kelebihan beban menyebabkan bantalan pompa menahan beban berlebih, yang mempercepat keausan dan kelelahan bantalan. Dengan demikian, kecepatan dan beban pompa harus berada dalam kisaran yang wajar untuk mengurangi keausan dan kelelahan bantalan.

5. Kontrol Suhu Operasional Pompa

Suhu operasi pompa yang terlalu tinggi dapat menyebabkan pelumasan bantalan yang buruk dan mempercepat keausan. Oleh karena itu, langkah-langkah harus diambil untuk mengendalikan suhu operasi pompa, seperti memasang pendingin, meningkatkan ventilasi, dll.

6. Inspeksi dan Perawatan Berkala

Periksa dan rawat bantalan secara berkala, termasuk membersihkan bantalan, mengganti pelumas, dan memeriksa kondisi keausan bantalan. Jika ditemukan kerusakan pada bantalan, segera atasi untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.

7. Terapkan Langkah-Langkah Pengendalian Getaran

Penerapan langkah-langkah pengendalian getaran sangat penting untuk memastikan pengoperasian pompa yang normal. Getaran dapat terjadi selama pengoperasian pompa; jika tidak dikontrol, getaran tersebut dapat berdampak buruk pada bantalan, sehingga memengaruhi masa pakai dan stabilitas pompa. Kurangi getaran dengan menambahkan peredam dan memperkuat fondasi, di antara langkah-langkah lainnya.

8. Pilih Jenis Bearing yang Sesuai

Saat memilih jenis bantalan, pertimbangan menyeluruh berdasarkan kondisi dan persyaratan kerja pompa diperlukan untuk memilih jenis dan spesifikasi bantalan yang tepat. Banyak faktor yang perlu dipertimbangkan, termasuk beban bantalan, kecepatan, kondisi lingkungan, ukuran, dan biaya. Dalam kondisi kerja pompa, bantalan lengan split horizontal (bagian atas dan bawah) merupakan pilihan yang tepat, karena biasanya menawarkan kinerja pelumasan dan kapasitas beban yang baik. Di saat yang sama, perhatian juga harus diberikan pada pemasangan dan perawatan bantalan untuk memastikan pengoperasian normal dan memperpanjang masa pakainya.

9. Memperkuat Pelatihan Karyawan

Operator harus benar-benar mematuhi peraturan pengoperasian peralatan, menghindari pengoperasian dengan beban berlebih atau kecepatan yang tidak stabil. Oleh karena itu, pelatihan karyawan perlu diperkuat untuk meningkatkan keterampilan operator.

Tinggalkan pesan

Tinggalkan pesan
Jika Anda tertarik dengan produk kami dan ingin mengetahui lebih detail, silakan tinggalkan pesan di sini, kami akan membalas Anda sesegera mungkin.
kirim

Rumah

Produk

WhatsApp

Hubungi kami